Sabtu, 17 Desember 2011

MANTAN

Seluruh rasa antusias itu seakan luruh. Semangatku untuk mendengar cerita Laras, hilang begitu saja. Kebahagiaan yang tadi sempat mengisi relung hatiku, tercabut secara paksa.

Di sebuah kamar kost-an, aku duduk di atas tempat tidur. Tangan kananku memegang sebatang cokelat. Di tangan kiriku, aku memainkan sebuah permainan, di handphone kesayanganku.

“Tari, perasaan dari tadi pagi lo makan cokelat terus. Apa enggak takut gemuk?” tanya Wery, sambil berbaring di tempat tidur yang terletak di samping kanan tempat tidurku.

“Iya, gue heran deh sama Lestari. Padahal kalau makan cokelat enggak tanggung-tanggung. Sekali makan bisa habis dua batang. Tapi kenapa badan lo enggak gemuk sih?” Hanny yang dari tadi sibuk ber-SMS-an dengan Deni, pacarnya, ikut melibatkan diri dalam obrolan kami.

“Jangan-jangan lo muntahin lagi, ya?” timpa Wery, sebelum sempat aku menjawab pertanyaan dari mereka.

“Wah, jangan-jangan iya, nih. Lo bulemia ya?”

“Bulemia? Yang benar tuh, bulimia. Bukan bulemia. Makanya kalau punya kamus kedokteran itu dibuka-buka. Jangan disimpan aja,” ledek Wery, sambil tertawa terbahak-bahak.

Kami pun kemudian tertawa.

Begitulah suasana di kost-an bila malam tiba. Selalu ramai dengan canda tawa. Kata-kata yang Hanny dan Wery lontarkan, terkadang memang dalam. Tapi memang begitulah mereka. Ceplas-ceplos.

Untuk menanggapi mereka yang seperti itu, aku harus menganggap bahwa kata-kata yang mereka lontarkan itu tidak serius. Mereka hanya bercanda. Kalau aku mengganggap serius kata-kata mereka. Dijamin, aku enggak akan betah tinggal di kost-an.

“Eh, tapi benar enggak sih, kalau lo bulimia?” Henny masih penasaran.

“Ya, enggak lah. Ngapain juga gue harus muntahin makanan yang sudah gue makan. Kalau gue ngelakuin itu, bisa-bisa, dinding perut, usus, ginjal, gigi, semuanya rusak. Dan yang lebih parah, gue bisa meninggal karena kekurangan gizi. Mending gue meninggal karena dicium Fikri, dari pada gue meninggal karena kekurangan gizi,” aku yang sejak tadi bergeming, akhirnya menanggapi kata-kata mereka.

“Cieee... yang tadi pagi baru jadian. Omongannya enggak nahan.”

Tok... tok... tok....

Tiba-tiba pintu rumah di ketuk dari luar.
Wery, yang bertugas piket hari ini, bangkit untuk membukakan pintu.

“Tari, gue mau curhat!” Laras, saudara kembarku, sudah berdiri di depan pintu kamar, padahal baru lima belas detik Wery membuka pintu. Laras kemudian langsung berlari ke arahku.

“Lo ke sini sama siapa? Sudah malam begini,” tanyaku, heran.

“Sendiri. Gue sengaja ke sini, mau curhat sama elo. Lagian, besok gue enggak ada jadwal kuliah. Jadi gue bisa nginep di sini.”
“Eh... enggak bisa, enggak bisa. Bertiga aja sudah sempit. Apalagi ditambah satu gajah.” Hanny protes.

“Teman lo keterlaluan banget, sih. Masa gue dibilang gajah. Lagian, kamar ini kan masih luas banget!” Laras marah.

“Hanny memang begitu. Udah, enggak usah di masukin ke hati. Cuekin aja. Kita pindah ke kamar sebelah aja, yuk.”

Aku dan Laras kemudian bergeras meninggalkan kamar yang ditempati Hanny dan Wary. Kami menuju kamar yang lain, yang terletak tidak jauh dari kamar mereka.

Di rumah yang kami kontrak ini, hanya mempunyai dua kamar. Satu kamar untuk tidur. Satu kamar lagi untuk lemari pakaian dan rak buku. Kami sengaja mengaturnya seperti itu. Karena yang tinggal di rumah ini bukan hanya dua orang. Melainkan tiga orang. Selain itu, agar kebersamaan dan kekeluargaan di antara kami lebih terasa.

Sesampainya di kamar, laras langsung merebahkan diri ke karpet, yang berada tepat di tengah-tengah deretan lemari. Aku yang memang sudah lelah, ikut berbaring di sampingnya.

“Tari, lo tahu enggak. Tadi pagi gue ketemu cowok, cakep banget. Rambutnya ikal, matanya cokelat, hidungnya mancung, senyumnya manis, terus di pipi kanannya ada tahi lalat. Pokoknya sempurna banget, deh. Gue suka sama dia.”

“Ketemu di mana? Namanya siapa?” tanyaku, antusias. Perasaan lelah itu hilang seketika, tergantikan olah semangat yang baru. Karena baru kali ini Laras menceritakan tentang perasaannya pada seorang pria. Baru kali ini dia jatuh cinta. Padahal usianya sudah hampir sembilan belas tahun.

“Gue ketemu dia waktu di toko buku. Namanya Fikri.”

“Siapa?!” tanyaku, tak percaya.

“Fikri. Fikri Adi Dinata. Kalau enggak salah, dia juga kuliah di kampus lo, di jurusan Kesehatan Masyarakat. Lo kenal?! Ih... salamin ya.”
Seluruh rasa antusias itu seakan luruh. Semangatku untuk mendengar cerita Laras, hilang begitu saja. Kebahagiaan yang tadi sempat mengisi relung hatiku, tercabut secara paksa. Meskipun begitu, aku tidak ingin mengecewakan Laras. Aku tetap mendengarkan cerita tentang pertemuannya dengan Fikri. Tak tega rasanya membuatnya kecewa. Ia begitu bersemangat, begitu bahagia.

Aku benar-benar bingung sekarang. Aku harus bagaimana?! Laras ternyata mencintai Fikri, pacarku sendiri. Ini bukan salahnya, karena dia tidak pernah mengetahui bahwa aku dan Fikri, sebenarnya pacaran. Ini adalah kesalahanku sepenuhnya, karena aku tidak pernah memberi tahu Laras. Tapi aku tidak tega menghancurkan perasaannya. Cinta pertamanya!
***

“Fikri, hari ini kamu masih ada jam kuliah enggak?”

“Enggak ada. Memang ada apa?”

“Aku ingin ke pantai. Kamu mau menemaniku?”

“Untuk kamu, apa sih yang enggak?”

“Ya sudah. Berangkat, yuk.”

“Oke.”

RX King milik Fikri melaju dengan kencang. Membelah jalanan Kota Baja yang penuh debu.

Semilir angin pantai menerpa wajah tirusku, yang terduduk bagai di hamparan lautan es kim. Rambut ikal bergelombang menari mengikuti arah angin berhembus. Lenganku memeluk lutut. Pandanganku lurus ke garis horizontal.

Fikri duduk di samping kiriku. Kedua kakinya diluruskan. Tangannya meremas butir-butir pasir yang ada di samping kanan dan kirinya. Selama beberapa saat kami terdiam. Hanya suara debur ombak yang terdengar.

“Tari, sebenarnya apa yang ingin kamu katakan?” tanya Fikri, tiba-tiba. Ia seakan merasakan ada sesuatu yang kusembunyikan.

Aku bangkit, kemudian berseru, “Fikri, aku ingin bermain dengan ombak.” Aku mencoba mengalihkan pembicaraan.

Fikri kemudian menggenggam dengan lembut tanganku. Aku menatapnya. Mataku dan matanya saling beradu. Ada kepedihan di hatiku.

Aku melepaskan genggaman Fikri. Dengan gontai aku melangkah, mendekati riak ombak yang menjilati hamparan es krim itu. Fikri menyejajarkan langkahnya dengan langkahku.
Aku hentikan langkahku, saat ombak yang menerjang kakiku semakin kuat. Fikri masih berada di sampingku.

“Sayang, kamu kenapa? Pasti ada sesuatu hal yang ingin kamu katakan padaku.”

“Fikri, kita adu lari, yuk. Sampai tembok pembatas itu ya,” untuk kedua kalinya aku mengalihkan pembicaraan.

“Oke. Tapi kalau kamu kalah, kamu harus mengatakan yang sejujurnya. Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan.”

Setelah aku merasa letih, aku kemudian berhenti dan berbalik. Ternyata aku sudah jauh meninggalkan Fikri, yang memang tidak ikut berlari. Masih dengan nafas tersengal-sengal, aku kembali berlari ke arah Fikri. Aku merasakan beban di hatiku kini sedikit berkurang.

“Kamu curang,” seruku, masih dengan tersengal-sengal.

“Kamu larinya semangat banget, sih. Jadi aku enggak bisa menyusul deh,” jawab Fikri, sekenanya.

Aku kemudian terdiam. Pandanganku kembali tertuju ke garis horizontal. Namun kini, sebuah senyuman mengembang dari bibir tipisku. Perasaanku lebih tenang.

“Sayang, sebenarnya ada apa sih?”.

“Aku hanya ingin menghabiskan waktu denganmu. Hanya bersamamu, hari ini,” jawabku. Pandanganku masih tertuju ke garis horizontal.

Fikri kemudian tersenyum, sambil berkata, “Aku pikir kamu mau cerita sesuatu. Karena kamu selalu mengajak aku ke pantai, kalau mau cerita sesuatu.”

“Masa, sih?”

“Bukannya iya?”

Kami pun bercanda dan tertawa. Menghabiskan hari ini bersama. Berdua, di tepi pantai. Kami bercanda dan tertawa, hingga senja berada di ufuk barat.
***

Kala senja berada di ufuk Barat, tepat berada di tengah garis horizontal, aku mengatakan, “Fikri, aku sudah memutuskan bahwa aku enggak bisa melanjutkan hubungan kita. Aku enggak bisa pacaran sama kamu. Ada seseorang yang lebih pantas untukmu.”
“Maksud kamu apa?!”

Aku kemudian menarik nafas, dalam dan panjang. Menghembuskannya perlahan. Aku berusaha untuk tersenyum, meskipun hatiku terluka. Sama seperti yang Fikri rasakan saat ini.

“Aku sudah terlalu sering menyakitimu. Aku tidak berhak mendapatkan cintamu. Kamu berhak mendapatkan wanita lain yang lebih baik dariku. Dia adalah Laras.”

“Laras?! Saudara kembarmu? Lestari, cinta itu bukan bola, yang bisa kamu oper sesuka hatimu. Sekalipun, kepada saudara kembarmu!” Fikri marah besar.

Hatiku semakin terluka. Aku menyadari, bahwa cinta memang bukanlah sebuah bola. Tapi demi kebahagiaan Laras, aku berharap, cintamu padaku seperti halnya sebuah bola. Sehingga cinta itu bisa dioper kepada Laras. Dan membuatnya bahagia.

puisi untukmu ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

cinta pertama

Cinta yang hadir saat engkau mulai..........
Mulai belajar arti sebuah pengorbanan.........
Belajar untuk memahami segala kekurangan..........
Pahami akan keikhlasan dan rasa bersyukur........
Cinta yang siap berkorban..........
Cinta yang siap menerima.........
Cinta yang siap bertarung........
Cinta yang siap sedih.....
Cinta yang siap berharap.........
Cinta yang siap berfikir..........
Saat datang dan tersadar akan suatu pilihan.........
Siap menerima itu bukan sekedar keindahan...........
Berkorban tuk mempertaruhkan jiwa raga.......
Berkorban tuk taruhkan kehidupan...........
Saat engkau berikrar dan bersaksi...........
Bersaksi diseluruh alam ini..........
Bahwa dia adalah bagian dari dirimu..........
Bahwa dia adalah bagian hidupmu........
Menerima cinta dan kasihnya...........
Menerima segala kekurangannya.........
Mengukir makna hidup dalam arti nyata......
Menerima dia sebagai istri/suami tercinta........

Jakarta, 19 juni 2008 jam 7:23
ary-fonda

ingin melupakan semua

ingin kulupakam semua yang mengganjal dihati
ingin kuikhlaskan semua yang terbawa mimpi dinihari
ingin kuhentikan sejuta cinta dan sejuta rindu
ingin kuhentikan harap dan damba yang menyiksa
ingin kuberistirahat tak mikirkan apa apa lagi

semoga keinginanku trelaksana karena aku
sudah teramat jenuh dan rapuh
aku tak ingin dengar lagumu lagi
aku tak ingin membaca tulisanmu lagi

puisi sahabat

Untaian katamu ternyata palsu
Janji indah telah kau ingkari
Untuk terus menjadi sahabatku

Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku

Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mimpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku

Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan
Yang mampu kau berikan padaku
Karena sahabat…
Kau khianati aku
k au cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Rapuh tanpa kau di sampingku

Mengapa kau rusak hubungan ini???

Kawan…..
Engkau telah mengisi hari hari ku
Dengan canda tawamu
Nampak wajahmu ceria nan rupawan

kawan…...
begitu bertartinya kau dalam hidup ini serasa hampa jika kau tak disisi

Kumelangkah tanpamu disampingku
Serasa diruang tak berpenghuni
Walau kuberada dikeramaian
Rasa linglung jika kau tak menemani
Tak tahu berbuat apa
Tanpamu disisi

Kawan…....
Kaulah tempat curahanku
Tempat curahan dari segala gundahku
Kapanpun dimanapun bagaimanapun
Dalam keadaan apapun
kau….selalu ada untukku
Selalu ada disetiap kubutuh

Kawan…......
begitu besar jasamu
Kata terimakasih tak cukup membalas jasamu

Kawan….
Betapa besar jasamu
Tak dapat diungkap dengan kata
Andaikan air laut sebagai tinta
Bahkan seisi bumipun tak cukup sebagai tinta
Untuk menuliskan jasamu

Kawan….....
Kuingin selalu bersamamu
Rasa tak ingin kulalui waktu tanpamu

Sahabat terkadang bisa buat kita senang
Tapi sahabat juga bisa membuat kita terluka
Dikala engkau senang
Dikala engkau sedih

Sahabat…,
Kenapa engkau hadir dalam hdupku
Kenapa engkau membuatku menangis…?
Kenapa engkau tersenyum dalam tangisku?
Begitu mudahnya kau melupakan persahabatan kita…
Sia-sia kita bina persahabatankita ini
Selamat tinggal sahabat sejatiku…

Persahabatan tak butuh keajaiban,,
Yang ada hanya sebuah kebersamaan
Untuk selalu terus berjalan

Persahabatan bukan permainan
Bukan pula sebuah ujian
Juga bukan sebuah hayalan
Persahabatan adalah jembatan
Untuk mencapai sebuah tujuan

Persahabatan selalu berharap
Semua teman memperoleh kebahagian
Persahabatan adalah sebuah perwujudan
Kasih sayang yang terlewatkan
Cinta yang tak terungkapkan

Persahabatan. . .
Selalu berbuah kebahagiaan
Karena persahabatan takkan hilang termakan zaman

Kau adalah sahabatku teman pelipur laraku
Bersamamu aku bisa ber bagi cerita indah
Cerita tentang kegagalanku
Dan dengan mu pula aku bisa tuangkan segala keluh kesahku

Sahabat…
Saat kau sedih aku menangis
Saat kau terluka hatiku tercabik
Saat kau gundah aku selalu resah

Sahabat. . .
Jangan kau anggap aku orang lain
Aku adalah dirimu
Aku adalah saudaramu
Aku siap korban kan jiwaku agar kekal persahabatan kita

Teman itu seperti bintang
Tak selalu nampak
Tapi selalu ada dihati…

Sahabat akan selalu menghampiri ketika seluruh dunia menjauh
Karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata
Saat tangan terluka, mata menangis
Saat mata menangis, tangan menghapusnya

Kuatkah aku menjalani ini.?
Kebersamaan kita memang indah
Bahkan terasa sangat manis


Kau teman berbagiku
Kau tempat ku curahkan resah dan gelisahku
Bercanda dan tertawa bersama
Menghangatkan tubuh dan jiwaku

Tapi. . .
Dalam tawa itu aku menjerit
Dalam kehangatan dekapanmu aku menggigil

Kau teman terbaikku
Tapi bukan pemilik cintaku

Puisi Persahabatan

ahabat
Telah kau daki
Gunung kemerdekaan
Menuju sinar harapan
Kehidupan masa depan
Menuju kebahagian

Sahabat
Relung waktu telah lalu
Rindu hati ingin bertemu
Walau surya telah berlalu
Dirimu masih ku tunggu
Dalam paruh waktuku

Sahabat
Aku memuja seraya berdoa
Kesehatan dan keberkahan
Tetap menyertaimu
Bersama KuasaNya
Kau akan bahagia

Sahabat
Ketika hati ini bergeming
Gema Adzan berkumandang
Dikaulah yang membimbing
Ke Surau kecil desa
Bersujud kepadaNya
Hingga raga ini tenang

Sahabat
Sukma melemah
Jiwa berserah
Tak tahu arah
Terhentilah darah

Sahabat
Telah berujung riang
Gaung cinta persaudaraan
Telah kau tebarkan
Mengisi celah darah
Terpendam lubuk dalam

Sahabat
Lukisan kata tepat
Hembusan angin bertempat
Riasan duniawi bersifat
Dalam kota terpadat
Semoga masih sempat
Citra ini terdapat

(Roil Jiwang Muhtadin : Jakarta, 14 Juni 2009)
Sumber: revolusisenja.indosastra.com

Email NO Chatting YES



Sebuah perusahaan Teknologi Informasi yang berskala Internasional; "ATOS", baru-baru ini membuat kejutan dengan melarang pegawainya untuk menggunakan surat elektronik (e-mail) sebagai sarana komunikasi yang berkaitan dengan urusan korporasinya. Perusahaan yang mempekerjakan 75.000 orang dengan omset pertahun mencapai miliaran dolar ini adalah perusahaan yang ditunjuk secara resmi mengintegrasikan Teknologi Informasi untuk pertandingan-pertandingan pada pesta olahraga dunia OLIMPIADE.
Menurut CEO Atos, Thiery Breton; "Saat ini e-mail sudah tidak menjadi alat komunikasi yang tepat. Karena terlalu waktu karyawan yang yang terbuang untuk mengirimkan dan menunggu balasan e-mail. Karena itu perusahaan akan memberlakukan kebijakan baru yang akan berlaku selama 18 bulan kedepan dengan istilah "ZERO E-MAIL".

E-mail sudah kuno sebagai alat komunikasi yang membutuhkan waktu cepat, untuk menggantikannya sebagai sarana komunikasi, maka karyawan dapat menggunakan layanan INSTANT MESSAGE atau jejaring sosial seperti Facebook. Sarana ini dinilai lebih efektif karena banyak pegawai-pegawainya yang masih muda dan lebih terbiasa dengan layanan ini. Bretton yang mengaku tidak lagi menggunakan e-mail selama tiga tahun ini menegaskan bahwa : "Jika orang ingin berbicara dengan saya, mereka bisa datang dan mengunjungi saya, menelepon atau mengirim pesan teks ke saya. Email tidak dapat menggantikan kata yang diucapkan"

Kebijakan ini dinilai kontroversial oleh beberapa peneliti yang mengatakan bahwa email saat ini masih tetap menjadi salah satu aktivitas online yang paling populer. Secara keseluruhan, masih ada 92 persen orang dewasa yang menggunakan email dan sebanyak 61 persen masih menggunakan setiap harinya, bahkan berbagai survei telah mengungkapkan bahwa revolusi smartphone telah mendorong pengguna untuk mengakses email mereka melalui aplikasi mobile.
Tetapi yang menjadi pertimbangan pemberlakuan kebijakan ini, menurut breton adalah banjir SPAM pada email yang terjadi setiap hari akan sangat mengganggu dan mungkin saja membahayakan klien email pengguna.
Karena itu Atos mengembangkan proyek "WIKI ATOS" dan "Office Chat Program" yang memungkinkan sebagai sarana komunikasi.
Langkah Atos ini dinilai sebagai suatu langkah perubahan yang drastis dan bisa jadi batu loncatan dalam sejarah evolusi email. Atos sudah memulainya, dan mungkin ini bisa menjadi tantangan baru untuk mengembangkan layanan email mendaji lebih efisien, aman dan bermakna.
Mungkin bagi anda yang juga merasa email telah menjadi tidak efektif dan efisien maka anda bisa mempelajari dan mencoba beberapa kebijakan dibawah ini :
Three.sentenc.es: Mengunakan dua atau tiga kalimat saja dalam pesan. Hal ini dapat mendorong pengguna untuk menjaga hal-hal yang disampaikan adalah yang menyangkut pokok masalah saja.
AwayFind: Aplikasi yang memungkinkan untuk memeriksa kotak surat anda dengan perangkat mobile. aplikasi ini bertindak seperti asisten pribadi dan memberitahu anda tentang pesan yang penting saja.
Shortmail: Shortmail memiliki antarmuka seperti Twitter dan mengadopsi ide karakter yang terbatas (500 saja). Tidak ada lampiran, tidak ada SPAM, cepat dan ringkas. Mungkin ini adalah sarana komunikasi yang lebih baik.

Ternyata Seperempat Warga Uni Eropa belum pernah menggunakan Internet



Sebuah studi baru melaporkan hasil tentang poin penggunaan internet di Uni Eropa yang mengalami peningkatan besar dalam akses dan koneksi broadband di rumah tangga sejak tahun 2006. Namun, Menurut Data statistik Tahun 2011 yang diterbitkan oleh kantor statistik union Eropa, Eurostat: hampir seperempat warga Uni Eropa masih belum pernah menggunakan internet.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kalsifikasi umur individu yang berusia 16-74 tahun dan penggunaan selama kuartal pertama tahun 2011, dan di dapatkan hasil yang cukup mengejutkan bahwa lebih dari 100 juta orang masih hidup tanpa Browser, Search engine dan email di 27 negara anggota Uni Eropa .

Secara keseluruhan, ada perbedaan penggunaan internet yang cukup besar di antara 27 negara anggota. Sebagai contoh, Swedia memiliki jumlah presentase terendah yaitu: 5%, sedangkan Rumania memiliki jumlah tertinggi pada: 54% dari mereka yang tidak pernah menggunakan internet. Hal ini juga di dipengaruhi oleh ketersediaan akses internet di masing-masing negara. Dinegara-negara seperti Luksemburg, Swedia dan Belanda, ketersedian akses internet telah mencapai 90%, sementara negara-negara seperti Yunani, Bulgaria dan Rumania masih 50% atau di bawahnya.

Jumlah presentase dengan Kecenderungan penggunaan akses internet broadband untuk rumah tangga, tercatat lebih dari 83% terdapat di Swedia, Belanda dan Inggris, sedangkan di negara-negara lain seperti Rumania berada pada angka 31%.

Untuk penggunaan layanan e-commerce pada tahun 2011, Inggris memimpin dalam pembelian barang secara online sebesar 83%, di ikuti Denmark, Swedia dan Jerman. Sementara ada penurunan presentase dinegara-negara yang terkena dampak krisis keuangan seperti Italia, Yunani, Spanyol dan Irlandia.

Sejak tahun 2006-2011, jumlah individu yang tidak pernah menggunakan internet di Uni Eropa menyusut dari 40% menjadi 24% dan Uni Eropa telah menyusun agenda baru untuk memperkecil angka hingga 15% pada tahun 2015.

Domain XXX telah resmi di Jual

Apakah ini menjadi berita gembira atau malah mencemaskan...???

ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Number) sebagai pemegang otoritas yang mengatur Top-Level-Domain (TLD) seperti .Net dan .Com telah mengumumkan secara resmi bahwa telah di luncurkan lebih dari 100.000 Domain .XXX pada selasa, 06 Desember 2011, jam 11.00 waktu Eropa.

Kemunculan .XXX yang sebelumnya pernah di tolak ketika pertama kali di ajukkan oleh Internet Content Management (ICM Registry) pada tahun 2000 dan beberapa tahun berikutnya ini mendapat tanggapan yang beragam dari berbagai pihak.

Menurut ICM Registry, Sebagai pemilik dan pengelola TLD .XXX, Peluncuran domain ini akan membuat lebih mudah bagi mereka yang ingin menghindari konten dewasa karena penanda .XXX harusnya dapat memudahkan bagi orang tua atau websmasters untuk memblokir situs dengan .XXX dalam URL.

Selain membuat lebih mudah untuk menyaring situs porno, domain .XXX juga membuatnya lebih aman bagi orang yang mencari konten dewasa untuk untuk mengunjungi situs-situs dewasa tanpa risiko tertular virus (komputer) karena semua situs yang terdaftar dengan domain. XXX akan secara otomatis dipindai setiap hari dengan alat antivirus McAfee.

Ditambahkan pula bahwa: "Industri hiburan dewasa telah, dan akan selalu ada. Akun untuk sejumlah besar konten ini mungkin hanya akan dinikmati oleh beberapa orang saja. Terlepas dari pandangan Anda tentang konten dewasa, marilah kita menjadi dewasa dalam menyikapi hal ini."

Dipihak lain, kemunculan .XXX mendapat penolakan tegas dari beberapa prusahaan penyedia hiburan konten dewasa seperti "Manwin", yaitu perusahaan yang menjalankan Playboy.com, YouPorn.com dan berbagai situs-situs dewasa lainnya.

Fabian Thylmann, managing partner Manwin, dalam sebuah pernyataan mengatakan: "Ini adalah pendapat saya bahwa domain XXX. Adalah praktek anti persaingan bisnis yang bekerja untuk merugikan semua perusahaan yang melakukan bisnis di Internet." Mereka juga menyerukan kepada layanan situs dewasa yang selama ini ada untuk tidak membeli nama domain .XXX.

Sementara itu dari kalangan akademis memilih untuk mengambil langkah preventif dalam menyikapi kemunculan .XXX ini. Untuk menghindari nama universitas mereka digunakan domain ini.

Sejumlah universitas di Amerika telah membeli domain ini, diantaranya adalah University of Missouri-Columbia, yang telah membeli dua domain yaitu missouri.xxx dan missouritigers.xxx. Kemudian Universitas Washington, St Louis juga telah mengambil tindakan pencegahan dengan membeli domain dengan nama washu.xxx, washingtonuniversity.xxx dan wustl.xxx.

Selain hal-hal yang berbau porno, akibat lain yang di ramalkan akan terjadi adalah soal aktivitas "cybersquatters/Cybersquatting". Karena itu , atas permintaan dari sejumlah pihak maka ICM Registry telah melarang pendaftaran domain .xxx Yang menggunakan nama-nama lebih dari 4.000 selebriti terkenal, serta nama beberapa lembaga pemerintah dan perlindungan anak.

Meskipun adanya .XXX, bukan berarti semua situs dewasa akan bermigrasi ke domain ini, karena semua situs-situs dengan domain .com, .net dan lainnya masih banyak tersedia. Selanjutnya kembali kepada para pengguna; "apakah saya ingin menikmati atau menghindar..???" Semua tergantung kepada anda...

Java 7, Platform Java Terbaru dari Oracle yang Menjanjikan 7 Keuntungan


Oracle baru saja mengumumkan peluncuran platform Java standard edition 7 (Java SE7). Mereka mengklaim bahwa Java terbaru ini akan memiliki berbagai kemudahan dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Dikatakan terdapat tujuh keuntungan Java SE7. Yang pertama adalah perubahan bahasa. Perubahan bahasa ini dikatakan Oracle dapat membantu pengembang untuk dapat lebih produkitf dan menghasilkan program dengan syntak yang sederhana sehingga dapat dengan mudah dimengerti. Selanjutnya adalah peningkatan bahasa pendukung dinamis, seperti Ruby, Phyton, dan Javascript. Dengan adanya bahasa pendukung tersebut dapat meningkatkan performance pada JVM.

Ketiga adalah multicore API baru yang membuat pengembang lebih mudah untuk mendekomposisi permasalahan menjadi beberapa bagian yang nantinya dapat dieksekusi secara paralel. Selain itu terdapat juga interface I/O yang lebih komprehensif, fitur jaringan dan kemananan baru, support terhadap internasionalisasi, termasuk unicode 6.0, dan yang terakhir adalah tersedia beberapa versi update librari.

Java SE7 yang baru pertama kali ini dikembangkan oleh Oracle memiliki kompabilitas dengan versi sebelumnya. Sehingga para pengembang tak perlu susah-susah untuk beradaptasi.

umur 9 tahun sudah jadi system engineer!!!

Marko Calasan,gadis cilik berumur 9 tahun asal Macedonia,menjadi system engineer bersertifikat microsoft pada bulan lalu.
sebelummnya,pada umur 6 tahu,ia menjadi system administrator untuk sebuah yayasan nonprofit yang membantu orang-orang cacat. kepala cnet lewat e-mail,marko,"mereka senang punya administrator yang bagus."
marko yang mengaku menghabiskan waktu sekitar 4 jam per hari di depan komputer juga jadi guru. ian mengajar dasar-dasar berkomputer untuk anak-anak berumur 8 sampai 11 tahun. lab komputernya ada di sebuah sekolah dasar.
bicara soal sekolah,marko diizinkan oleh pemerintah setempat untuk tidak pergi kes sekolah setipa waktu demi proyeknya dengan komputer.tapi,marko hanya izin beberapa kai dalam sebulan.
marko kini tengah membuat suatu proyek yang berkaitan dengan jaringan.gadis yang tidak hobi main game komputer itu tengah mencari cara untuk mengirim sinyal teevisi berdefinisi tinggi melalui jaringan yang lamban.untuk proyeknya ini, sebuah perusahaan telekomunikasi macedonia mengizinkan marko mengakses jaringan mereka.marko berarap sudah mendemostrasikan proyeknya ini pada pameran cebit akhir tahun ini di hannover,jerma.
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan